Sabar Menanti

2198

Dia salah satu perempuan yang berjualan minuman kemasan. Strategi pemasarannya adalah menghampiri pembeli. Di mana ada kerumunan massa, disitulah dia hadir. Dia tengah beristirahat sambil menunggu pembeli. Butuh kekuatan fisik untuk menjalani usahanya. Dorong roda kesana-kemari dalam terik Jakarta. Mengikuti ke mana massa bergerak. Perempuan seperti itu yang mustinya dapat penghargaan. Bukan perempuan yang pandai berceloteh asumsi-asumsi. Bukan pula perempuan yang merasa sudah menjadi pahlawan hanya karena membantu korban bencana.